Hujan turun lagi, covid 19 segera musnah
Setahu saya, musim hujan selalu datang saat bulan melewati yang berimbuhan belakang -ber. Contohnya september, oktober, dan lain-lain. Musim hujan yang saya maksud hujan nya bakal turun setiap hari. Hujan yang kadang membuat kita enggan menarik selimut dan bangun dari kasur.
Jika musim hujan tiba, cuaca menjadi sejuk. Karena itu memaknai hujan yang datang itu seperti ada yang ngasih uang saat kita tidak punya uang. Setelah kemarau melanda, tibalah musim penghujan yang membuat nya terasa adem. Bak harapan terwujud saat kita merindukan sejuk di tengah kemarau.
Berbeda tahun ini, ditengah musim hujan, seluruh warga dunia mengalami dampak dari wabah pandemi Corona atau biasa disebut Covid19. Dampak yang paling berpengaruh adalah dampak kesehatan, ekonomi dan pendidikan. Di Amerika lebih dari 2 juta orang positif corona, di China yang notabene nya adalah asal dari Virus mematikan ini, juga memakan korban yang tidak sedikit. Indonesia juga tak kalah, rasio positif dan yang meninggal lebih besar dibanding negara lain.
Selain kesehatan, dampak ekonomi juga sering terpampang dalam headline berita baik nasional maupun international. Pengangguran akibat PHK dimana mana. Daya beli masyarakat menurun, pariwisata dan restoran banyak yang menutup karena lockdown.
Situasi yang sama terkena pandemi ini adalah sektor pendidikan. Di awal pandemi, Kemendikbud dengan tegas menutup sekolah guna mencegah penularan corona antara guru dan siswa. Pembelajaran tentu saja tidak boleh terhenti. Pembelajaran dilakukan secara jarak jauh atau dalam jaringan (daring). Tapi daring, menyisakan sejumlah masalah baru. Yang dirasa berat oleh orang tua siswa, diantaranya di sejumlah siswa yang berada di pedalaman dan tidak punya handphone, atau berat dalam pelajaran yang terlalu banyak memakan biaya kuota/pulsa.
Di awal musim penghujan kali ini, saya dan mungkin kita semua, terus berdoa dan menaruh harap. Harapan yang terwujud seperti hujan yang datang setelah kemarau, mudah mudahan corona atau covid 19, tidak lama lagi akan segera musnah dari muka bumi.
Catatan : jangan lupa jaga masker dan jaga jarak.
https://youtu.be/RF9CcF389xM
BalasHapusKawan kawan, inilah kisah nyata kami selama belajar stem di negara China.
Sebuah negara yang kami ketahui penduduknya yg ramah setelah kami mengunjunginya.
Semoga kami bisa membagi ilmunya kepada kawan kawan guru lainnya.
Belajar stem di negara china dengan suka dan dukanya.
Nonton ya dan siapkan saputangan. Tak terasa air mata ini mengalir deras.
Kami bersyukur dikirim belajar ke sana sebelum Corona semakin merajalela di dunia.
Kami tak bisa bayangkan bila dikirimkan ke sana saat Corona dan tidak bisa pulang ke Indonesia tanah air beta.
Semoga kita belajar dari corona dan steam adalah salah satu solusinya utk belajar dalam new normal atau kebiasaan baru.
Aamiin
Semoga covid19 segera musnah dialam bumi ini
BalasHapus